Manfaat Pelayanan Prima

Manfaat Pelayanan Prima

Manfaat Pelayanan Prima

Manfaat pelayanan prima menurut Zaenal Mukarom dalam (Suminar.R danApriliawati.M, 2017) pelayanan prima bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat sebagai pelanggan dan sebagai acuan pengembangan penyusunan standar pelayanan. Dengan pelayanan prima, penyedia layanan, pelanggan dan stakeholder dalam kegiatan pelayanan akan memiliki acuan tentang bentuk, alasan, waktu, tempat dan proses pelayanan yang seharusnya. Disamping itu, manfaat pelayanan prima adalah :

  1. Upaya peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
  2. Acuan untuk pengembangan penyusunan standar pelayanan.
  3. Acuan untuk pelayan, pelanggan dalam kegiatan pelayanan.

Manfaat pelayanan prima menurut (Frimayasa & Administrasi, 2017) : 

  1. Meningkatkan hubungan klien dan pelayanan publik.
  2. Mempromosikan inovasi dan kreativitas dalam memberikan pelayanan.
  3. Menghargai karyawan yang memberikan pelayanan prima.
  4. Tingkat kepercayaan dalam pelayanan publik lebih tinggi.
  5. Pelayanan prima yang diberikan dapat selalu dikenang atau dipikirkan oleh para pelanggan.



Manfaat pelayanan prima menurut (Firmansyah, 2016) :

  1. Bagi masyarakat; pelayanan prima memberikan kepercayaan dan kepuasan terhadap pelanggan.
  2. Bagi PNS maupun pegawai swasta; pelayanan prima dapat memuaskan perasaan pribadi dengan melayani sepenuh hati tidak mengecewakan.
  3. Bagi PNS maupun pegawai swasta; pelayanan prima dapat menciptakan kesejahteraan rakyat sehingga terjalin kerjasama dan partisipasi seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan pembangunan bangsa dan Negara.
  4. Bagi organisasi; pelayanan prima dapat menambah kepercayaan dan nilai kredibilitas individu yang ada dalam organisasi tersebut dan menjadi harapan setiap orang, pelanggan atau masyarakat untuk berurusan dengan organisasi yang mampu memberikan pelayanan prima.

Manfaat pelayanan prima menurut (Freddy, 2017) :

  1. Upaya peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
  2. Acuan untuk pengembangan penyusunan standar pelayanan.
  3. Acuan untuk pelayanan pelanggan atau stakeholder dalam kegiatan pelayanan (why, when, whom, where, and how pelayanan mesti dilakukan).

 




How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Uncategorized