Pengertian LRS (Logical Record Structure) Menurut Para Ahli

Pengertian LRS (Logical Record Structure) Menurut Para Ahli

LRS merupakan hasil dari dari transformasi dalam tahapan kardinalitas dari ERD ke LRS dan menghasilkan atribut-atribut yang saling berelasi. Logical Record Structure (LRS) digunakan untuk menentukan kardinalitas, jumlah tabel dan Foreign Key. Kardinalitas Relasi merujuk kepada hubungan maksimum yang terjadi dari himpunan entitas yang satu ke himpunan entitas lain dan begitu juga sebaliknya.
Sebuah representasi dari struktur record-record pada tabel-tabel yang terbentuk dari hasil antar himpunan entitas. Berikut ini akan diuraikan beberapa pengertian Logika Record Strukture (LRS) menurut para ahli.



Pengertian LRS (Logical Record Structure) Menurut Para Ahli

  1. Menurut Simarmata (2007:115) menjelaskan bahwa LRS (Logical Record Structured) berdasarkan diagram ERD, yaitu :
    1. Jika relasinya satu-ke-satu, maka foreign key diletakkan pada salah satu dari 2 entitas yang ada atau menyatukan kedua entitas tersebut.
    2. Jika relasinya satu-ke-banyak, maka foreign key di letakkan pada entitas many.
    3. Jika relasinya banyak-ke-banyak, maka dibuat “file konektor” yang berisi 2 foreign key yang berasal dari kedua entitas.
  2. Menurut Hasugian dan Shidiq (2012:608) memberikan batasan bahwa LRS adalah “sebuah model sistem digambarkan dengan sebuah diagram-ER akan mengikuti pola atau alur pemodelan tertentu dalam kaitannya dengan konvensi ke LRS”.
  3. Menurut Ladjamudin (2013:159) “Logical Record Structure (LRS) merupakan hasil transformasi ERD ke LRS yang melalui proses kardinalitas dan menghasilkan atribut-atribut yang saling berelasi”.
  4. * Menurut Ladjamudin (2013:163) “Transformasi ERD/LRS sering disebut dengan mapping ERD ke database relational”.

Berdasarkan penjelasan diatas mengenai logical record structure (LRS), dapat disimpulkan bahwa LRS adalah hasil dari transformasi ERD ke LRS yang memulai proses kardinalitas, serta pada umumnya setiap tabel memiliki keterkaitan hubungan antar tabel yang disebut dengan relasi.



Ada tiga buah relasi antar tabel di dalam bagan LRS, ketiga relasi yaitu sebagai berikut. Pratama (Ladjamudin, 2013:160) :

  1. One to one
    Relasi ini menggambarkan hubungan satu field pada tabel pertama ke satu field pada tabel kedua.
  2. One to many
    Relasi yang menggambarkan hubungan satu field pada tabel pertama ke dua atau beberapa buah field di tabel kedua.
  3. Many to many
    Relasi ini menggambarkan hubungan satu atau lebih field pada tabel pertama dapat dihubungkan kesatuan atau lebih.

 

Pembahasan lainnya :

  1. Jenis Jenis DFD
  2. Komponen Basis Data
  3. Jenis Struktur Navigasi
  4. Komponen Dalam ERD
  5. Komponen Sistem Pakar
  6. Istilah Dalam Basis Data
  7. Proses Black Box Testing
  8. Jenis Jenis Diagram UML
  9. Fungsi dari UML Diagram
  10. Simbol Diagram Arus Data
  11. Komponen Visual Basic.Net.
  12. Sasaran Perancangan Sistem
  13. Tahapan Data Flow Diagram
  14. Pengertian Sistem Komputer
  15. Tujuan Normalisasi Database
  16. Definisi Basis Data dan Sistem
  17. Macam-Macam Diagram UML
  18. Manfaat dari Use Case Diagram
  19. Desain Sistem Menurut Para Ahli
  20. Alat Pemodelan Sistem Informasi
  21. Komponen Dari Sistem Komputer
  22. Kualitas Informasi dan Contohnya
  23. Jenis Diagram Uml dan Contohnya
  24. Pengertian Data Menurut Para Ahli
  25. Langkah Langkah Pembuatan UML
  26. 5 Macam Simbol Bagan Alir Beserta
  27. Aplikasi Membuat Flowchart Online
  28. Fungsi Sistem Informasi Manufaktur
  29. Jenis Jenis Flowchart dan Fungsinya
  30. Pengelompokan Teknologi Informasi
  31. Dasar Dasar Komputer dan Jaringan
  32. Kelebihan Menggunakan Basis Data
  33. Metode Pengujian Black Box Testing
  34. Klasifikasi Sistem Menurut Jogiyanto
  35. 5 Tahapan Membuat Model Waterfall
  36. Definisi Flowchart Menurut Para Ahli
  37. Symbols Entity Relationship Diagram
  38. Pengertian Aplikasi Menurut Para Ahli
  39. Kelebihan Penggunaan Database Mysql
  40. Pengertian Program Menurut Para Ahli
  41. Pengertian Entity Relationship Diagram
  42. Pengertian Komponen Input dan Output
  43. Teknik Normalisasi Basis Data Database
  44. Pengertian Komponen Input dan Output
  45. Pengertian Bootstrap Menurut Para Ahli
  46. Contoh langkah Tahapan Analisis Sistem
  47. Pengertian Komputer Menurut Para Ahli
  48. Pengertian LRS Logical Record Structure
  49. Jenis-Jenis Perancangan Sistem Informasi
  50. Pengertian Sistem Menurut Gordon B Davis
  51. Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen
  52. Metode Perancangan Sistem SDLC Waterfall
  53. Komponen Sistem Informasi dan Contohnya
  54. Komponen Fisik Sistem Informasi Manajemen
  55. Pengertian Unified Modeling Language (UML)
  56. Komponen Fisik Sistem Informasi Manajemen
  57. Pengertian Activity Diagram Menurut Para Ahli
  58. Pengertian Struktur Navigasi Menurut Para Ahli
  59. Komponen Sistem Informasi Manajemen Publik
  60. Pengertian Black Box Testing Menurut Para Ahli
  61. Macam-Macam Tipe Data Dapat Dikelompokkan
  62. Pengertian Use Case Diagram Menurut Para Ahli
  63. Pengertian Sequence Diagram Menurut Para Ahli
  64. Fungsi dan Manfaat Sistem Informasi Manajemen
  65. Simbol Yang Digunakan Dalam Diagram Arus Data
  66. Pengertian Sistem dan Prosedur Menurut Para Ahli
  67. Pengertian Metode Pengembangan Perangkat Lunak
  68. Pengertian Bahasa Pemrograman Menurut Para Ahli
  69. Komponen-Komponen Sistem Informasi Manajemen
  70. Sistem Informasi Manajemen Pada Organisasi Publik
  71. Metode Pengembangan Sistem Waterfall Menurut Ahli
  72. Definisi Pengertian Data Flow Diagram Menurut Para Ahli
  73. Manfaat Sistem Informasi dalam Pengambilan Keputusan
  74. Pengertian Unified Modeling Language Menurut Para Ahli
  75. Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas dari Suatu Informasi

 

 






 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Sistem Informasi