Tujuan Komunikasi Pemasaran dan Contohnya

Tujuan Komunikasi Pemasaran dan Contohnya

Komunikasi Pemasaran adalah kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual. Pemasaran adalah aktivitas pemasaran dengan menyebarkan informasi, mempersuasif (membujuk) dan meyakinkan pembeli atau konsumen untuk membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Shimp mendefinisikan “Komunikasi pemasaran adalah aspek penting dalam keseluruhan misi pemasaran serta penentu suksesnya pemasaran”. Komunikasi pemasaran juga dapat dipahami dengan menguraikan dua unsur, yaitu komunikasi dan pemasaran.



Kebanyakan orang mungkin menempatkan komunikasi pemasaran berada di bawah periklanan dan promosi, namun pada perkembangannya saat ini, komunikasi pemasaran muncul sebagai bentuk komunikasi yang lebih kompleks dan berbeda. Pada akhrinya, banyak akademisi dan praktisi mendefinisikan komunikasi pemasaran yaitu semua elemenelemen promosi dan marketing mix yang melibatkan komunikasi antar organisasi dan target audience pada segala bentuknya yang ditujukan untuk performance pemasaran.

Dalam dunia pemasaran, produk barang yang dijual adalah barangbarang yang nyata, dapat disentuh, dapat dilihat, dan dapat diperiksa sebelum di beli. Setelah dibeli, barang menjadi milik si pembeli. Sebaliknya, pelayanan tidak dapat dimiliki. Pelayanan dilakukan dan dinilai berdasarkan hasil dari pengalaman unsur-unsur yang tidak nyata, seperti hotel atau pesawat, tetapi pariwisata menawarkan pelayanan, karena itu produk pariwisata terdiri atas aspek pelayanan. Tidak seperti barang yang nyata, kesempatan menyewakan kamar dan kesempatan menyewakan tempat duduk dalam pesawat terbang tidak dapat hilang atau di gunakan pasa masa akan datang. Seluruh usaha komunikasi pemasaran diarahkan kepada pencapaian atau lebih tujuan. Menurut Shimp, tujuan-tujuan komunikasi pemasaran tersebut antara lain :



Tujuan Komunikasi Pemasaran dan Contohnya

  1. Membangkitkan keinginan terhadap kategori produk
    Pada akhirnya, setiap organisasi pemasaran bertujuan untuk meraih konsumen agar memilih produknya dan bukan produk pesaingnya.
  2. Menciptakan kesadaran akan merek
    Setelah keinginan akan suatu kategori produk tercipta, para pemasar bersaing satu sama lain untuk mendapatkian bagian dari jumlag total pengeluaran konsumen, setiap pemasar berusaha menciptakan permintaan sekunder untuk merek tertentu.
  3. Mendorong sikap positif dan mempengaruhi niat membeli setiap pemasar perlu mengarahkan usaha pada penciptaan kesadaran akan merek dan mempengaruhi sikap serta niat positif akan merek.
  4. Memfasilitasi pembelian
    Iklan yang efektif, display yang menarik didalam toko, serta variable pemasaran lainnya berfungsi untuk memfasilitasi pembelian dan memberikan solusi atas persoalan yang ditimbulkan oleh variable bauran pemasaran non promosi (produk,harga dan distribusi).

 

 






 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Uncategorized