Oktober 21, 2020
Sistem Informasi

Program Quick Sort

ICON CREATOR MEDIA MAKET CREATOR

Quick Short merupakan suatu algoritma pengurutan data yang mempergunakan teknik pemecahan data menjadi partisi-partisi. Suatu metode pengurutan yang membandingkan suatu elemen (pivot) dengan elemen yang lain dan menyusunnya sedemikian rupa sehingga elemen yang lain yang lebih kecil daripada pivot terletak disebelah kiri pivot sedangkan elemen yang lebih besar dari pivot diletakkan di sebelah kanan pivot.
Prinsip Kerjanya adalah:

  1. Pertama-tama tentukan sebuah elemen dipilih dari data yang akan diurutkan. Elemen tersebut dikatakan sebagai variabel sementara, sehingga nilai variabel sementara berada di suatu posisi ke I yang
    memenuhi kondisi sebagai berikut:
  2. Semua elemen di posisi ke-1 sampai dengan ke I-1 adalah lebih kecil atau sama dengan Sementara.
  3. Semua elemen di Posisi ke I+1 sampai dengan ke N adalah lebih besar atau sama dengan Sementara.
    Contoh:
    33 45 18 7 5 99 57 25 55 10 40
    Misal elemen yang dipilih adalah elemen yang pertama, yaitu 33. Maka hasil sementara adalah sebagai berikut:
    10 25 18 7 5 33 57 99 55 45 40

 

Tampak kondisi berikut terpenuhi, yaitu:

Semua elemen di posisi ke 1 sampai ke 5 adalah 10, 25, 18, 7, dan 5 (lebih kecil dari 33). Semua elemen di posisi ke 7 sampai dengan 11 adalah 57, 99, 55, 45, dan 40 (lebih besar atau sama dengan 33). Dengan demikian data tersebut akan terpecah menjadi 2
partisi, yaitu:
(10 25 18 7 5) 33 (57 99 55 45 40)
Proses ini diulangi untuk masing-masing partisi data. Untuk partisi yang pertama bila nilai Sementara yang diambil
adalah data pertama kembali dalam partisi yang bersangkutan, yaitu 10 dan diatur kembali sedemikian rupa, maka nilai data yang dipilih akan terletak di posisi sebagai berikut:
(5 7) 10 (18 25) 33 (57 99 55 45 40)

Hasil selengkapnya adalah sebagai berikut:
5 7 10 (18 25) 33 (57 99 55 45 40 )
5 7 10 18 (25) 33 (57 99 55 45 40)
5 7 10 18 25 33 (40 55 45) 57 ( 99)
(5 7 10 25 18) 33 (40 45 55 57 99)
Sumber Referensi:
HM, Jogiyanto. 1988. Turbo Pascal Versi 5.0, Penerbit Andi. Halaman: 399

 

INSERTION SORT

Prinsip dasar Insertion adalah secara berulang-ulang menyisipkan / memasukan setiap elemen. ke dlm posisinya / tempatnya yg benar.

  1. Prinsip Kerja Insertion Sort adalah
  2. Pengecekan mulai dari data ke-1 sampai datake-n
  3. Bandingkan data ke-I ( I = data ke-2 s/d data ke-n)
  4. Bandingkan data ke-I tersebut dengan data sebelumnya (I-1), Jika lebih kecil maka data tersebut dapat disisipkan ke data awal sesuai dgn posisisi yg seharusnya
  5. Lakukan langkah 2 dan 3 untuk bilangan berikutnya ( I= I+1 ) sampai didapatkan urutan yg optimal.
    Contoh : 22 10 15 3 8 2Iterasi 1
    1 2 3 4 5 6
    Langkah 1: 22 10 15 3 8 2
    Langkah 2: 22 10 15 3 8 2
    Langkah 3: 10 22 15 3 8 2
    Langkah 4: Ulangi langkah 2 dan 3Iterasi 2
    Langkah 1: 10 22 15 3 8 2
    Langkah 2: 10 22 15 3 8 2
    Langkah 3: 10 15 22 3 8 2
    Langkah 4: Ulangi langkah 2 dan 3
    Lakukan Iterasi selanjutnya sampai iterasi ke- 6
    Catatan : Setiap ada pemindahan, maka elemen.
    Yang sudah ada akan di insert sehingga akan bergeser kebelakang.
    Prinsip Kerja Merge Sort adalah :
    Kelompokan deret bilangan kedalam 2 bagian, 4
    bagian, 8 bagian, ……dst  (2n) Urutkan secara langsung bilangan dalam

 

MERGE SORT

Prinsip Kerja Merge Sort adalah :
Kelompokan deret bilangan kedalam 2 bagian, 4
bagian, 8 bagian, ……dst  (2n)
Urutkan secara langsung bilangan dalam kelompok tsb. Lakukan langkah diatas untuk kondisi bilangan yg
lain sampai didapatkan urutan yg optimal .
Contoh : 22 10 15 3 8 2
Iterasi 1
1 2 3 4 5 6
Langkah 1: 22 10 15 3 8 2
Langkah 2: 10 22 3 15 2 8
Iterasi 2
Langkah 1: 10 22 3 15 2 8
Langkah 2: 3 10 15 22 2 8
Iterasi 3
Langkah 1:3 10 15 22 2 8
Langkah 2:2 3 8 10 15 22

 

Supported by: Jasa Maket by MaketCreator.com