Pengertian Moda Transportasi Darat

Pengertian Moda Transportasi Darat

Pengertian moda adalah sarana yang berguna untuk memindahkan manusia ataupun barang (benda) dari suatu tempat ke tempat yang lain. Terdapat beragam jenis dari moda transportasi yang telah dikembangkan, baik berupa moda transportasi darat, laut, dan udara, di mana pada setiap moda tersebut memiliki ciri dan karakteristik (Munawar, 2005). Objek yang dibahas atau digunakan dalam penelitian adalah moda transportasi darat, khususnya angkutan umum yaitu Bus Primajasa dengan rute Bandung-jakarta . Miro (2008) mengelompokan moda transportasi secara umum kedalam dua kelompok besar yaitu :

  1. Kendaraan Pribadi (Private Transportation), yaitu: moda transportasi yang dikhususkan untuk keperluan pribadi seseorang. Orang tersebut bebas menggunakan ke mana saja, di mana saja dan kapan saja, bahkan jika tidak digunakan sama sekali.
  2. Kendaraan Umum (Public Transportation), yaitu: moda transportasi yang diperuntukkan buat bersama (orang banyak), kepentingan bersama, menerima pelayanan bersama, mempunyai arah dan tujuan yang sama. Bahkan terikat dengan jadwal dan trayek yang telah ditentukan. Para pengguna kendaraan harus bisa mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh pemilik ataupun perusahaan.



Pengertian Moda Transportasi Darat

Moda transportasi darat terdiri dari seluruh bentuk alat transportasi yang beroperasi di darat. Moda transportasi darat sering dianggap identik dengan moda transportasi jalan raya (Warpani, 1990). Moda transportasi darat terdiri dari berbagai varian jenis alat transportasi dengan ciri khusus. Menurut Miro (2012), Transportasi darat dapat di klasifikasikan menjadi :

  1. Geografis Fisik, terdiri dari moda transportasi jalan rel, moda transportasi perairan daratan, moda transportasi khusus dari pipa dan kabel serta moda transportasi jalan raya.
  2. Geografis Administratif, terbagi atas transportasi dalam kota, transportasi desa, transportasi antar-kota dalam provinsi (AKDP), transportasi antar-kota antara-provinsi (AKAP) dan transportasi lintas batas antar-negara (internasional).

Berdasarkan komponen prasarana transportasi terdiri dari dua kelompok, yaitu :

  1. Jalan yang berupa jalur gerak seperti jalan raya, jalan baja, jalan air, jalan udara, dan jalan khusus.
  2. Terminal yang berupa suatu tempat pemberhentian alat transportasi guna menurunkan atau menaikkan penumpang dan barang seperti :
    1. Terminal jalan raya (stasiun bus, halte bus, dll.)
    2. Terminal jalan rel yaitu stasiun kereta api.
    3. Terminal jalan khusus seperti gudang dll.

 

 

Baca juga Fungsi manajemen transportasi




 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Transportasi