Media Pembelajaran Langsung dengan Media Interaktif

Media Pembelajaran Langsung dengan Media Interaktif

Media pembelajaran interaktif merupakan media pengajaran yang penyampaian pesannya menggunakan penggabungan dari gambar, video, teks dan animasi, media ini dapat menerima respon balik dari peserta didik sehingga mereka secara langsung belajar dan memahami materi pengajaran ( Dina Indriana, 2011: 116 ). Dalam pembuatannya diperlukan beberapa media pendukung seperti komputer. Media pembelajaran interaktif ini dibuat kedalam bentuk CD interaktif.

Pengertian lain juga menyatakan pembelajaran menggunakan media interaktif merupakan salah satu contoh dari model pembelajaran langsung (Direct Instruction).Model pembelajaran langsung adalah model pembelajaran yang menekankan pada penguasaan konsep atau perubahan perilaku dengan mengutamakan pendekatan deduktif, materi pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa adalah materi pelajaran yang bersifat deklaratif dan prosedural.

Sedangkan Media interaktif adalah media yang memungkinkan siswa berinteraksi dengan media tersebut dengan mempraktikan keterampilan yang dimiliki dan menerima feedback terhadap materi yang disajikan.Kelebihan dari media ini adalah berisi kombinasi antar teks, grafis, video dan audio yang tentunya akan lebihmenarik. Partisipasi siswa akan lebih besar sehingga mampu mempelajari materi lebih mendalam yang sesuai dengan paradigma konstruktivistik, mendukung individualisasi terhadap gaya belajar setiap siswa, fleksibilitas yangΒ  lebih memadai sehingga lebih luas terhadap kondisi siswa, mampu menyimulasikan suatu objek yang tidak bisa dihadirkan di dalam kelas. Kelemahan dari media ini adalah perlu biaya lebih untuk memproduksi media.

Langkah-langkah pembelajaran pembelajaran langsung yang menggunakan media interaktif dapat dilaksanakan dengan fase-fase sebagai berikut :

Pembelajaran Langsung Menggunakan Media Interaktif

  1. Fase 1
    Menyampaikan tujuan, informasi latar belakang pelajaran, pentingnya pelajaran, mempersiapkan siswa untuk belajar. (Fase menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa). Fase ini dilakukan penayangan melalui presentasi media interaktif.
  2. Fase 2
    Mendemostrasikan keterampilan yang benar, atau menyajikan informasi tahap demi tahap (fase mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan). Fase ini juga dilakukan penayangan melalui presentasi media interaktif.Fase 3, merencanakan dan memberi bimbingan pelatihan awal (memberi pelatihan awal). Siswa diminta untuk mencoba mengulangi presentasi.
  3. Fase 4
    Memeriksa keberhasilan siswa melakukan tugas seperti demonstrasi yang telah dilakukan guru (fase mencek pemahaman dan memberikan umpan balik). Hal ini dilakukan selama siswa presentasi.
  4. Fase 5
    Mempersiapkan kesempatan melakukan pelatihan lanjutan dan penerapan kepada situasi yang lebih kompleks dalam kehidupan senari-hari (fase lanjutan dan penerapan). Meminta siswa lain untuk melakukan kembali presentasi dengan media interaktif yang telah disiapkan.

 



 

Lihat juga Model Multimedia Interaktif

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Pendidikan