Fungsi Utama Supervisi Pendidikan

Fungsi Utama Supervisi Pendidikan

Secara morfologis Supervisi berasal dari dua kata bahasa Inggris, yaitu super dan vision. Super berarti diatas dan vision berarti melihat, masih serumpun dengan inspeksi, pemeriksaan dan pengawasan, dan penilikan, dalam arti kegiatan yang dilakukan oleh atasan. Supervisi juga merupakan kegiatan pengawasan tetapi sifatnya lebih human, manusiawi. Kegiatan supervisi bukan mencari-cari kesalahan tetapi lebih banyak mengandung unsur pembinaan, agar kondisi pekerjaan yang sedang disupervisi dapat diketahui kekurangannya (bukan semata-mata kesalahannya) untuk dapat diberitahu bagian yang perlu diperbaiki. Secara sematik Supervisi pendidikan adalah pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntunan ke arah perbaikan situasi pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu mengajar dan belajar pada khususnya. Sedangkan Purwanto memandang sebagai pembinaan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah dalam melakukan pekerjaan secara efektif.



Secara garis besar fungsi supervisi dapat dikelompokkan dalam tiga bidang yaitu kepemimpinan, hubungan kemanusian, pembinaan proses kelompok, administrasi personil, dan bidang evaluasi. Delapan fungsi utama supervisi pendidikan, yaitu :

Fungsi Utama Supervisi Pendidikan

  1. Mengkordinir Semua Usaha Sekolah

    Perubahan terus menerus dan kegiatan sekolah makin bertambah. Usaha-usaha sekolah makin menyebar. Perlu adanya usaha yang baik terhadap semua usaha sekolah. Yang di maksud usaha-usaha sekolah misalnya: (a) usaha tiap guru. Ada sejumlah guru yangmengajar bidang studi yang sama dan tiap guru ingin mengemukakan idenya dan menguraikan materi pelajaran menurut pandangannya ke arah peningkatan. Usaha-usaha yang bersifat individu itu perlu dikordinasi. (b) usaha-usaha tiap sekolah. Dalam menentukan kebijakan, merumuskan tujuan-tujuan atas setiap kegiatan sekolah termasuk progam-progam sepanjang tahun ajaran erlu adanya kordinasi yang baik. (c) usaha-usaha bagi pertumbuhan jabatan. Tiap guru ingin bertumbuh dalam jabatanya. Melalui membaca buku-buku dan gagasan-gagasan baru ingin belajar terus menerus. Melalui seminar guru-guru ingin berusaha meningkatkan diri sekaligus merupakan hiburan intelektual.



  2. Memperlengkapi Kepemimpinan Sekolah

    Kepemimpinan yang demokratis perlu dikembangkan dalam masyarakat. Kepemimpinan itu suatu keterampilan yang harus dipelajari. Dan itu harus melalui latihan terus menerus.

  3. Memperluas Pengalaman Guru-guru atau Staf

    Akar dari pengalaman terletak pada sifat dasar manusia. Manusia ingin selalu mencapai kemajuan yang semaksimal mungkin. Seorang bila ingin jadi pemimpin, bila ia ingin belajar dari pengalaman nyata di lapangan, melalui pengalaman baru ia dapat belajar untuk memperkaya dirinya dengan pengalaman belajar baru.

  4. Menstimulir Usaha-usaha yang Kreatif

    Usaha-usaha kreatif bersumber pada pandangan tentang manusia. Semua orang percaya pada manusia diciptakan dengan memiliki potensi untuk berkembang dan berkarya. Supervisi bertugas untuk menciptakan suasana yang memungkinkan guru-guru dapat berusaha meningkatkan potensi-potensi kreatifitas dalam dirinya.



  5. Memberikan Fasilitas dan Penelitian yang Terus Menerus

    Untuk meningkatkan sumber dayadiperlukan penilaian terus menerus. Melalui penelitian dapat diketahui kelemahan dan kelebihandari hasil dan proses belajar mengajar. penilaian itu harus bersifat menyeluruh dan kontiyu. Menyeluruh berarti penilaian itu menyangkut semua aspek kegiatan di sekolah. Kontiyu dalam arti penilaian berlangsung setiap saat yaitu pada awal, pertengahan diakhiri melakukan sesuatu tugas.

  6. Menganalisis Situasi Belajar Mengajar

    Situasi belajar mengajar peranan guru memegang peranan penting. Memperoleh data mengenai aktifitas guru dan peserta didik akan memberikan pengalaman dan umpan balik terhadap perbaikan pembelajaran.

  7. Memberikan Pengetahuan dan Skill Kepada Setiap Anggota Staf

    Setiap guru mempunyai potensi dan dorongan untuk berkembang. Supervisi memberikan dorongan stimulus dan membantu guru agar mengembangkan pengetahuan dalam keterampilan hal mengajar. mengajar suatu ilmu pengetahuan, suatu ilmu keterampilan, dan sekaligus suatu kiat. Kemampuankemampuan bisa tercapai bila ada latihan, mengulang dan dengan sengaja dipelajari.



  8. Memadukan dan Menyelaraskan Tujuan-tujuan Pendidikan dan Membentuk Kemampuan-kemampuan.

    Untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi harus berdasarkan tujuan-tujuan sebelumnya. Ada hierarki kebutuhan yang harus selaras. Setiap guru pada suatu saat harus mampu mengukur kemampuanya. Mengembangkan kemampuan guru adalah salah satu fungsi supervisi pendidikan.

 

 






 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Pendidikan