Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi merupakan pilihan terbaik untuk menjaga keamanan finansial di masa depan. bagi seorang pemula dengan banyaknya pilihan tentu akan membuat bingung untuk mengambil keputusan investasi yang tepat. Investasi saham pada pasar modal ini tidak memberatkan bagi pemula karena tidak membutuhkan uang hingga ratusan juta dan hanya dalam waktu 3 hari anda dapat memulai untuk berinvestasi saham dipasar modal.

Daya tarik berinvestasi di pasar saham adalah likuiditas pasar saham yang cukup tinggi, dimana kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan pergantian dari saham satu ke saham lainnya.  Seluruh jenis investasi mengandung unsur ketidakpastian atau risiko. Seorang investor tidak akan pernah mengetahui hasil pasti yang akan diperolehnya pada masa yang akan datang atas investasi yang telah dilakukan. Maka dari itu, sebagai pemula mulailah dengan langkah awal yang penuh perhitungan dan wajib mengetahui semua aspek yang ada secara dalam agar dapat mengantisipasi dan mengetahui langkah-langkah apa saja yang sebaiknya harus diambil dikemudian hari jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Langkah untuk memulai Investasi

  1. Mulailah untuk mengalokasikan dana khusus untuk keperluan investasi. Semakin besar jumlah investasi maka semakin besar kesempatan untuk memperoleh imbalan hasil yang lebih tinggi.
  2. Melakukan riset terlebih dahulu Sebelum berinvestasi saham dan produk jasa keuangan lainnya, sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu. Misalnya, dengan membandingkan beberapa broker, produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan karakter dan tujuan investasi anda.
  3. Carilah penyedia solusi keuangan yang tepat. Pilihlah penyedia jasa keuangan keuangan yang memiliki reputasi baik yang dapat memberikan informasi secara transparan dan keseluruhan.
  4. Memperhatikan jangka waktu investasi yang akan diambil, profil resiko yang sesuai dengan instrument yang akan dipilih karena akan berhubungan dengan penentuan asset dimasa depan.
  5. Rutinlah melakukan pemantauan asset dan pengecekan portofolio investasi. Hal ini berguna untuk mengetahui sejauh mana keuntungan investasi yang anda lakukan.

 

Instrumen keuangan yang diperdagangkan

Pasar modal merupakan pasar untuk berbagai instrument keuangan jangka panjang yang biasa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang maupun modal sendiri. Instrumen yang ada di pasar modal Indonesia yaitu efek yang terdiri dari saham, obligasi, bukti right dan waran. Kegiatan dipasar modal adalah membeli produk (instrument) yang diperdagangkan di pasar modal dengan harapan memperoleh return di masa yang akan datang.

Keuntungan berinvestasi di saham:

  1. Dividen
    Dividen adalah Pembagian Keuntungan Perusahaan kepada Pemegang Saham
  2. Capital Gain
    Capital Gain adalah Keuntungan ketika menjual saham lebih tinggi dari harga beli.

Risiko berinvestasi di saham:

  1. Tidak mendapat dividen umumnya perusahaan membagi dividen ketika perusahaan menunjukkan kinerja yang baik. Jadi ketika perusahaan mengalami penurunan kinerja atau mengalami kerugian maka perusahaan tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham.
  2. Capital Loss Capital Loss merupakan kebalikan Capital Gain. Hal ini terjadi jika anda menjual saham yang dimiliki lebih rendah dari harga beli.

Bagaimana Mendapatkan Saham:

  1. Membeli Saham di Pasar Perdana atau ketika sebuah perusahaan melakukan Penawaran Umum (go public)
  2. Membeli Saham di Pasar Sekunder atau membeli saham yang telah tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek
  3. Membeli saham melalui pembelian unit penyertaan Reksa Dana (lewat Reksa Dana)

Mengapa harga saham bisa naik dan turun?

  • Pergerakan harga saham ditentukan oleh supply dan demand atas saham tersebut.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga saham :
    • Pergerakan suku bunga bank
    • Tingkat inflasi
    • Nilai tukar rupiah
    • Kinerja perusahaan: penjualan dan laba meningkat, bagi dividen dst.
    • Faktor non-ekonomi, seperti kondisi sosial dan politik.

Indeks Harga Saham

  • Indeks menggambarkan trend pergerakan pasar.
  • Jika Indeks mengalami kenaikan berarti secara umum
    harga-harga saham di Bursa mengalami kenaikan.
  • Sebaliknya, jika Indeks mengalami penurunan berarti secara umum harga-harga saham di Bursa mengalami penurunan.
  • Indeks merupakan indikator penting bagi pelaku di pasar modal.

 

 




How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Ekonomi