Pengertian & Cara Optimasi SEO On Page

Pengertian & Cara Optimasi SEO On Page

SEO adalah upaya pengoptimasian sebuah website terhadap mesin pencari atau search engine dengan meenargetkan kata kunci atau keyword sesuai topik dari website itu sendiri. Tujuan SEO adalah membuat website mudah dicari dan dapat tampil di hasil pencarian teratas Search Engine seperti Google, Bing dan Yahoo. Ada banyak faktor yang perlu diketahui agar website dapat naik peringkat di hasil pencarian search engine. Dalam penerapan optimasinya sendiri SEO terdapat dua cara yaitu SEO on page dan SEO off page. Berikut adalah penjelasannya:

Pengertian SEO On Page :

Optimasi SEO On-Page adalah cara optimasi seo website yang dilakukan dari dalam website itu sendiri. SEO On-page adalah kunci utama dari faktor yang menentukan teroptimasi atau tidaknya website anda terhadap search engine. Optimasi on-page bertujuan agar mesin pencari mengenali dan mengetahui apakah website anda relevan dengan apa yang dicari oleh user atau tidak. Tidak hanya itu, on page SEO yang dioptimasi dengan baik juga akan memudahkan mesin pencari dalam proses crawling atau perayapan dari seleuruh isi website untuk di index.



Beberapa bagian website yang harus diperhatikan dalam Optimasi SEO On-Page :

  1. Instal Plugin SEO WordPress
  2. Aktifkan Search Engine Visibility
  3. Riset Keyword yang sesuai dengan website Anda.
  4. Tentukan fokus keyword di setiap postingan.
  5. Membuat konten baru yang berkualitas.
  6. Judul mengandung keyword.
  7. URL / Struktur permalink yang mengandung keyword.
  8. Meta description yang mengandung keyword.
  9. Isi Konten website yang mengandung keyword.
  10. Manfaatkan Heading dan Subheading pada postingan.
  11. Media gambar terdapat keyword.
  12. Pastikan file Robot.txt pada website memberikan akses pada website untuk bisa di telusuri oleh mesin pencari.
  13. Daftarkan website pada Google Search Console dan Bing Webmaster.
  14. Submit inspect url dan submit sitemap pada Google Search Console.
  15. Daftarkan website dengan Google Analytic.
  16. Internal link.
  17. Gunakan LSI Keyword.
  18. Menambahkan HTTPS ke Situs.
  19. Gunakan Tema website yang responsif (Mobile Friendly).
  20. Kecepatan website.

 



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Digital Marketing