Pemanfaatan Media Pembelajaran

Pemanfaatan Media Pembelajaran

Tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi multimedia mampu memberi kesan yang besar dalam bidang komunikasi dan pendidikan karena bisa mengintegrasikan teks, grafik, animasi, audio dan video. Multimedia telah mengembangkan proses pengajaran dan pembelajaran ke arah yang lebih dinamik. Namun yang lebih penting ialah pemahaman tentang bagaimana menggunakan teknologi tersebut dengan lebih efektif dan dapat menghasilkan idea – idea untuk pengajaran dan pembelajaran. Pada masa kini, guru perlu mempunyai kemahiran dan keyakinan diri dalam menggunakan teknologi ini dengan cara yang paling berkesan. Suasana pengajaran dan pembelajaran yang interaktif, lebih menggalakkan komunikasi aktif antara berbagai hal. Penggunaan komputer multimedia dalam proses pengajaran dan pembelajaran adalah dengan tujuan meningkatkan mutu pengajaran dan pembelajaran. Dengan berkembangnya teknologi multimedia, unsur-unsur video, bunyi, teks dan grafik dapat dikemas menjadi satu melalui Pembelajaran Berbasis Komputer (PBK).

 

Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran

Ada 3 tipe pemanfaatan multimedia pembelajaran, yaitu :

  1. Pemanfaatan multimedia digunakan sebagai salah satu unsur pembelajaran di kelas. Misal jika guru menjelaskan suatu materi melalui pengajaran di kelas atau berdasarkan suatu buku acuan, maka multimedia digunakan sebagai media pelengkap untuk menjelaskan materi yang diajarkan di depan kelas. Latihan dan tes pada tipe pertama ini tidak diberikan dalam paket multimedia melainkan dalam bentuk print yang diberikan oleh guru.
  2. Pemanfaatan multimedia digunakan sebagai materi pembelajaran mandiri. Pada tipe kedua ini multimedia mungkin saja dapat mendukung pembelajaran di kelas mungkin juga tidak. Berbeda dengan tipe pertama, pada tipe kedua seluruh kebutuhan instruksional dari pengguna dipenuhi seluruhnya di dalam paket multimedia. Artinya seluruh fasilitas bagi pembelajaran, termasuk latihan, feedback dan tes yang mendukung tujuan pembelajaran disediakan di dalam paket.
  3. Pemanfaatan multimedia digunakan sebagai media satu-satunya di dalam pembelajaran. Dengan demikian seluruh fasilitas pembelajaran yang mendukung tujuan pembelajaran juga telah disediakan di dalam paket ini. Paket semacam ini, seperti dijelaskan di muka, sering disebut CBL (Computer Based Learning).



Pemanfaatan Media Pembelajaran

Secara umum ada tiga hal landasan yang digunakan dalam pemanfaatan media pembelajaran, yaitu landasan psikologis, landasan teknologi pembelajaran, dan landasan filosofis.

  1. Landasan Psikologis membahas mengapa media pembelajaran perlu digunakan, terkait dengan kondisi psikologis tiap peserta didik yang berbeda-beda dalam belajar. Proses pembelajaran yang menyenangkan dapat dikondisikan sesuai dengan kondisi psikis peserta didik. Dengan proses belajar yang menyenangkan inilah maka tujuan pembelajaran akan lenih mudah tercapai.
  2. Landasan Teknologi pembelajaran memberikan pilihan bahwasannya media pembelajaran secara umum dibagi dua, yaitu media yang sudah ada dan pendidik dapat memanfaatkannya, hal ini disebut sebagi media by utility. Contoh, kantor pos, kantor polisi, rumah sakit, taman kota, dan lainnya yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan.
  3. Landasan Filosofis, hal ini terkait dengan semua aspek dalam pembelajaran. seorang pendidik perlu memikirkan dan mempertimbangkan ketepatan dan kesesuaian media pembelajaran yang akan digunakan. Jika media yang dipakai di proses KBM ternyata tidak relevan dengan materi atau tujuan pembelajaran, maka hal ini lah yang disebut tidak memperhatikan pemanfaatan media pembelajaran yang didasari landasan filosofis. Landasan filosofis terkait dengan kebenaran dari media yang digunakan sehingga dapat mendukung tercapainya tujuan pembelaajran dan kebermaknaannya yang lebih.

 

Manfaat Media Pembelajaran

Media pembelajaran sebagai bagian dari teknologi pembelajaran memiliki enam manfaat potensial dalam memecahkan masalah pembelajaran, yaitu:

  1. Meningkatkan produktivitas pendidikan (Can make education more productive).
  2. Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual (Can make education more individual).
  3. Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran (Can give instruction a more scientific base).
  4. Lebih memantapkan pembelajaran (Make instruction more powerful).
  5. Lebih langsung/seketika (Can make learning more immediate).

 

Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran




 

Lihat juga Karakteristik Media dalam Multimedia Pembelajaran

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Pendidikan