Contoh Kegiatan Manajemen Logistik

Contoh Kegiatan Manajemen Logistik

Kegiatan manajemen logistik, contoh kegiatan manajemen logistik, contoh kegiatan logistik

Manajemen logistik adalah bagian dari proses supply chain management yang memiliki fungsi penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian efektifitas dan efisiensi penyimpanan dan aliran barang, pelayanan dan informasi, hingga ke titik konsumsi untuk memenuhi keperluan konsumen. Dalam pelaksanaannya, logistics management memiliki beberapa kegiatan penting yang saling terkait satu dengan lainnya.



Contoh Kegiatan Manajemen Logistik Adalah sbb:

  1. Perencanaan
    Perencanaan secara umum merupakan suatu proses merumuskan sasaran serta juga menentukan langkah-langkah yang harus dilaksanakan guna mencapai tujuan yang sudah atau telah ditentukan. berhubungan dengan logistik, perencanaan ini merupakan suatu proses merencanakan kebutuhan barang atau juga persediaan yang pelaksanaannya dilakukan oleh seluruh calon pemakai (user) yang setelah itu diajukan sesuai dengan alur yang berlaku pada tiap-tiap organisasi (Mustikasari: 2007).
    Perencanaan tersebut dapat dibagi ke dalam periode-periode diantaranya sebagai berikut:

    • Rencana jangka panjang (long range)
    • Rencana jangka menengah (mid range)
    • Rencana jangka pendek (short range)
  2. Penganggaran
    Penganggaran/budgetting ini merupakan seluruh aktivitas atau kegiatan serta juga usaha untuk merumuskan perincian penentu kebutuhan logistik itu di dalam suatu skala tertentu/ skala standar yakni mata uang serta jumlah biaya (Subagya & Mustikasari).
    Di dalam penyusunan anggaran tersebut terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya sebagai berikut:

    • Peraturan-peraturan terkait.
    • Pertimbangan sosial, politik, ekonomi, serta teknologi.
    • Hal-hal yang berkaitan dengan anggaran.
    • Pengaturan anggaran misalnyaseperti sumber biaya pendapatan sampai pada pengaturan logistik.
  3. Pengadaan
    Pengadaan ini merupakan seluruh kegiatan serta usaha di dalam menambah serta memenuhi kebutuhan barang dan juga jasa dengan berdasarkan peraturan yang berlaku yakni dengan menciptakan sesuatu yang tadinya itu belum ada menjadi ada atau juga mempertahankan sesuatu yang telah ada itu dalam batas-batas efisien (Subagya: 1994).
    Proses pengadaan perlengkapan serta peralatan umumnya itu dilaksanakan/dilakukan dengan tahapan diantaranya

    • Perencanaan serta penentuan kebutuhan
    • Penyusunan dokumen tender
    • Pengiklanan/penyampaian undangan lelang
    • Pemasukan serta pembukuan penawaran
    • Evaluasi penawaran
    • Pengusulan serta penentuan pemenang
    • Masa sanggah
    • Penunjukan pemenang
    • Pengaturan kontrak
    • Pelaksanaan kontrak
  4. Penyimpanan
    Penyimpanan ini adalah suatu kegiatan serta usaha di dalam melakukan pengelolaan barang persediaan (inventory) di tempat yang telah atau sudah ditentukan untuk setelah digunakan dikemudian hari. Penyimpanan tersebut memiliki fungsi untuk bisamenjamin penjadwalan yang telah atau juga sudah ditetapkan di dalam fungsi sebelumnya ialah dengan pemenuhan setepatnya serta juga dengan biaya efisien. Dengan proses tersebut, kemudian diharapkan kualitas barang tersebut bisa atau dapat dipertahankan, pencarian barang yang lebih mudah, barang terhindar dari kerusakan, serta aman dari pencurian.
    Faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan di dalam tahap penyimpanan ini diantaranya :

    1. Pemilihan lokasi
    2. Barang (jenis, bentuk atau bahan barang)
    3. Pengaturan ruang
    4. Prosedur atau sistem penyimpanan
  5. Penyaluran (Distribusi)
    Penyaluran atau distribusi ini adalah kegiatan atau usaha di dalam mengelola pemindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain (Subagya: 1994).
    Faktor yang mempengaruhi penyaluran barang ini diantaranya :

    • Proses administrasi
    • Proses penyampaian berita (data-data informasi)
    • Proses pengeluaran fisik barang
    • Proses angkutan
    • Proses pembongkaran serta pemuatan
    • Pelaksanaan rencana-rencana yang telah ditentukan
  6. Pemeliharaan
    Pemeliharaan ini adalah suatu kegiatan atau juga usaha menjaga barang itu agar tetap pada keadaan aslinya atau juga tidak terjadi halyang tidak diinginkan. Barang yang sampai pada gudang itu perlu dipelihara sertadijaga kualitasnya sampai saat barang itu kemudian didistribusikan atau juga digunakan.
  7. Penghapusan
    Penghapusan ini adalah kegiatan atau juga suatu usaha pembebasan barang dari pertanggungjawaban yakni sesuai dengan peraturan serta UU yang berlaku (Subagya: 1994).
    Alasan dari penghapusan barang tersebut antara lain sebagai berikut :

    • Barang hilang akibat karna kesalahan sendiri, bencana alam, kecelakaan, administrasi yang salah, tercecer atau juga tidak ditemukan.
    • Tehnis serta ekonomis ialah setelah nilai barang itu dianggap tidak ada manfaatnya yang disebabkan oleh karena beberapa faktor seperti barang mengurang karena susut, kerusakan yang tidak bisa atu dapat diperbaiki, kedaluwarsa,busuk, dsb.
    • Tidak bertuan atau juga barangyang tidak diurus.
    • Rampasan merupakan barang-barang bukti dari suatu perkara hukum. Cara-cara penghapusan yang lazim tersebut dilakukan antara lain :  Pemanfaatan kembali,  Pemanfaatan langsung,Penjualan/pelelangan, Pemindahan, Hibah, serta Pemusnahan.
  8. Pengendalian
    Pengendalian ini ialah sebuahsistem pengawasan dari suatu hasil penilaian, laporan,pemantauan, serta pemeriksaan terhadap step-step manajemen logistik yang sedang ataupun sudah berlangsung (Mustikasari: 2007).
    Bentuk dari kegiatan atau aktivitas pengendalian diantaranya:

    • Merumuskan tatalaksana di dalam bentuk norma, manual, kriteria, standar, instruksi serta prosedur lainnya.
    • Melaksanakan  evaluasi, pengamatan,serta juga laporan, untuk bisa/dapat mendapatkan gambaran serta informasi tentang penyimpangan dari rencana.
    • Melaksanakan  kunjungan staf di dalam mengidentifikasi mengenai cara-cara pelaksanaan itu dalam rangka pencapaian tujuan.
    • Melakukan supervisi yakni
      • Struktur organisasi yang baik
      • Sistem informasi yang memadai
      • Klasifikasi sesuai dengan standarisasi
      • Pendidikan dan pelatihan
      • Anggaran yang cukup memadai

 



by Maket Creator

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Manajemen Logistik