Jenis Alat Bongkar Muat di Pelabuhan

Jenis Alat Bongkar Muat di Pelabuhan

Jenis Alat Bongkar Muat di Pelabuhan. Dalam kegiatan bongkar muat barang suatu kapal terdapat berbagai pilihan dalam menggunakan jenis alat bongkar muat. Mulai dari alat bongkar muat kapal (Ship Crane) hingga alat bongkar muat di pelabuhan.

Alat-Alat Bongkar Muat Beserta Fungsinya

Alat bongkar muat kapal adalah sebuah alat yang digunakan untuk membongkar atau memuat barang yang ada di kapal. Alat ini terbagi atas alat bongkar muat kapal itu sendiri atau biasa disebut Ship Crane. Sedangkan di darat atau di pelabuhan terdapat berbagai macam jenis alat bongkar muat seperti, Container Crane, mobile harbour Crane, shore Crane dsb. Berikut alat-alat bongkar muat beserta fungsinya.

Jenis Alat Bongkar Muat di Pelabuhan

  • Alat bongkar muat Ship Crane
    Ship Crane
    adalah sebuah alat yang dimiliki oleh kapal untuk melakukan kegiatan bongkar muat barang. Alat ini terpasang secara permanen dalam kapal. Jumlah dari alat bergantung pada panjang kapal, jenis muatan, dan pertimbangan hal lainnya. Tujuan dari adanya alat bantu untuk bongkar muat ketika tidak ada alat bantu di darat, serta untuk mempercepat bongkar ketika di kombinasikan dengan alat bantu yang ada di darat dan untuk mengehamat biaya. Kapasitas angkat dari Ship Crane sangatlah kecil dibanngkan dengan alat bantu di darat, SWL maksimal 35 ton.
  • Alat bongkar muat Port Crane
    Port Crane
    adalah sebuah alat bantu bongkar muat barang yang ada di pelabuhan. Salah satu contoh dari jenis alat ini adalah HMC (Harbour Mobile Crane). Alat ini bisa memindahkan muatan berbagai jenis muatan, mulai dari General Cargo, curah kering, kecuali curah cair. Untuk memindahkan berbagai muatan, kondisi alat disesuaikan penggunaannya. Selain itu alat ini memiliki kelebihan yang dapat berpindah tempat sesuai kondisi. Kapasitas angkat dari alat ini sangat besar, SWL maksimal 150 ton.
  • HMC (Harbour Mobile Crane)
    (Harbour Mobile Crane) Alat bongkar muat / crane yang dapat berpindah-pindah tempat serta memiliki sifat yang flexible sehingga bisa digunakan untuk bongkar muat container maupun barang-barang curah / general cargo dengan kapasitas angkat SWL (safety weight load) sampai dengan 100 ton dan mempunyai jangkauan pengangkatan yang relatif jauh. (15 box / jam).
  • RS (Reach Stacker)
    Alat bongkar muat kapal yang merupakan kombinasi antara forklift dengan mobile crane yang dilengkapi spreader (pengangkat petikemas) yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan (lift on / lift off) container di dalam CY (container yard) atau Depo Container. Sehingga mampu mengangkat petikemas dan mempunyai jangkauan pengangkatan yang fleksibel (bisa pendek maupun jauh).
  • FL (Fork Lift)
    Alat bongkar muat kapal yang dapat bergerak dan memiliki garpu / fork yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan (lift on / lift off) container / general cargo dalam suatu tempat (CY atau Depo Container) yang memiliki kapasitas mengangkat cargo SWL sampai dengan 32 ton dan mempunyai jangkauan pengangkatan yang terbatas.
  • RTG (Rubber Tyred Gantry)
    Alat bongkar muat container yang dapat bergerak dalam lapangan penumpukan / CY yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan container dari dan ke atas trailer atau sebaliknya dalam area stack atau penumpukan sesuai dengan block, slot, row dan tier.
  • CC (Container gantry Crane)
    Alat bongkar muat container yang dipasang permanen dipinggir dermaga dengan menggunakan rel sehingga dapat bergeser yang berfungsi untuk bongkar muat container dengan jangkauan / row yang cukup jauh dan berfungsi sebagai alat utama guna bongkar muat peti kemas dari dermaga ke kapal dan sebaliknya.
  • Top Loader
    Alat bongkar muat kapal ini Seperti forklift tetapi mempunyai kemampuan mengangkat petikemas dan mempunyai jangkauan pengangkatan yang terbatas.
  • Belt Conveyor
    Peralatan yang cukup sederhana yang digunakan untuk mengangkut curah dengan kapasitas besar. Alat tersebut terdiri dari sabuk yang tahan terhadap pengangkutan benda padat. Sabuk yang digunakan pada belt conveyor ini dapat dibuat dari berbagai jenis bahan. misalnya dari karet, plastik, kulit ataupun logam yang tergantung dari jenis dan sifat bahan yangakan diangkut. Untuk mengangkut bahan-bahan yang panas, sabuk yang digunakan terbuat dari logam yang tahan terhadap panas.
  • Bucket Elevator
    Salah satu jenis alat pemindah bahan yang berfungsi untuk menaikan muatan curah (bulk loads) secara vertikal atau dengan kemiringan (incline) lebih dari 70 derajat dari bidang datar. Contoh semen, pasir, batubara, tepung, dll. Bucket elevator dapat digunakan untuk menaikan material dengan ketinggian hingga 50 meter. kapasitasnya bisa mencapai 50m3/jam. Konstruksinya dapat mencapai posisi vertikal.
  • Grab
    Grab
    adalah alat bongkar muat yang sering digunakan untuk membongkar atau memuat barang jenis curah kering. Kebanyakan muatan curah dibongkar ataupun dimuat ke atau dari kapal di pelabuhan atau dermaga khusus yang melakukan bongkar muat untuk muatan curah.
  • Derrick / Crane kapal (ship gear)
    Untuk kepraktisan, kapal cargo umumnya dilengkapi dengan crane kapal (ship gear). Crane kapal harus dapat digunakan dalam melakukan kegiatan stevedoring baik untuk barang berjenis container, maupun bag cargo (dengan menggunakan jala-jala).
  • LLGC (Level Luffing Gantry Crane)
    Alat bongkar muat di pelabuhan. berbentuk seperti crane kapal, namun terletak di dermaga. Beberapa menggunakan rel atau roda sebagai sarana untuk berpindah tempatnya. Alat ini dapat digunakan untuk berbagai jenis cargo, seperti container, bag carge, maupun curah kering (dengan penambahan alat tertentu).

 



 

Pada setiap pelabuhan mempunyai beberapa jenis peralatan bongkar muat barang, khususnya pada terminal barang bertingkat yang memiliki tata ruang berlantai yang tentunya sebagai peralatan sebagai penunjang alur kebutuhan gerak bongkar muat barang. Sebagai sarana penunjang kegiatan bongkar muat barang yang mampu memberikan pelayanan kebutuhan barang. Dari berbagai jenis peralatan tidak semua alat dapat digunaka secara freksibel, hal ini dilihat dari sistem gerak pada alattersebut. Dari beberapa jenis peralatan sang paling banyak dibutuhkan pada terminal barang bertingkat adalah jenis peralatan yang sistem gerak kombinasi (float on/float off sistem) dan gerak miring naik turun (inclined/declined) karena sistem tersebut mampu mengatasi kebutuhan gerak barang dalam bongkar muat baik pada lantai mang atas maupun lantai mang bawah. Unmk kapasitas pada peralatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan bongkar muat barang. Jenis peralatan tersebut antara lain adalah.

Peralatan Bongkar Muat Kapal

  • Fork lift dengan kapasitas 3 s/d 5 ton.
  • Crane mobil dengan kapasitas 10 s/d 20 ton dan jarak tempuh horisontal 21,960 m.
  • Polyweb (elastotatic) dengan kapasitas 5 s/d 8 ton.
  • Straddle carrier dengan kapasitas 3 s/d 5 ton.
  • Side loader kapasitas 10 ton.
  • Belt conveyor atau Bucket elevator kapasiats untuk barang curah.
  • Gerobag motor kapasiats 3 s/d 5 ton.
  • Gantri crane kapasiats 10 s/d 20 ton.
  • Traktor kapasitas 5 ton.
  • Crane derek kapasitas 5 s/d 10 ton.

 

 

Baca juga Jenis-jenis petikemas

 




 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Manajemen Logistik