Indikator Citra Merek

Indikator Citra Merek

Indikator Citra Merek Menurut Para Ahli

Merek mewakili setiap atribut, sehingga kumpulan dari keyakinan konsumen dan suatu merek akan menghasilkan citra merek. Low and Lamb (2000) mengemukakan indikator dari brand image antara lain :

  1. friendly / unfriendly : kemudahan untuk dikenali oleh konsumen.
  2. modern / outdated : memiliki model yang up to date / tidak ketinggalan jaman.
  3. useful / not : dapat digunakan dengan baik/ bermanfaat.
  4. popular / unpopular : akrab di benak konsumen.
  5. gentle / harsh : mempunyai tekstur produk halus / tidak kasar. 6. artificial / natural : keaslian komponen pendukung atau bentuk.



Menurut Runyon (1980, hal. 17), citra merek terbentuk dari stimulus tertentu yang ditampilkan oleh produk tersebut, yang menimbulkan respon tertentu pada diri konsumen.

  1. Stimulus yang muncul dalam citra merek tidak hanya terbatas pada stimulus yang bersifat fisik, tetapi juga mencakup stimulus yang bersifat psikologis. Ada tiga sifat stimulus yang dapat membentuk citra merek yaitu stimulus yang bersifat fisik, sperti atribut‐atribut teknis dari produk tersebut; stimulus yang bersifat psikologis, seperti nama merek; dan stimulus yang mencakup sifat keduanya, seperti kemasan produk atau iklan produk.
  2. Datangnya stimulus menimbulkan respon dari konsumen. Ada dua respon yang mempengaruhi pikiran seseorang, yang membentuk citra merek yaitu respon rasional – penilaian menganai performa aktual dari merek yang dikaitkan dengan harga produk tersebut, dan respon emosional kecenderungan perasaan yang timbul dari merek tersebut.

 

 




How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Uncategorized