Cara kerja Algoritma Brute Force

Cara kerja Algoritma Brute Force

Cara kerja Algoritma Brute Force

Berikut ini beberapa langkah cara kerja algoritma brute force, yaitu:

  1. Mula-mula string dicocokkan pada awal teks.
  2. Dengan bergerak dari kiri kekanan, dibandingkan setiap karakter di dalam string dengan karakter yang bersesuaian di dalam teks, jika sesuai dibandingkan tersebut mengeluarkan hasil.
  3. Jika string belum ditemukan kecocokan dari teks belum habis, maka geser string satu karakter ke kanan dan berulang langkah ke 2.

Enumerasi (list) setiap solusi yang mungkin dengan cara yang sistematis. Evaluasi setiap kemungkinan solusi “satu per satu” dan simpan solusi terbaik yang ditemukan sampai sejauh ini (the best solusi found so far). Bila pencarian solusi berakhir, umumkan solusi terbaik (the winner)

  1. Algoritma brute force mulai mencocokkan pattern pada awal teks.
  2. Dari kiri ke kanan, algoritma ini akan mencocokkan karakter per karakter pattern dengan karakter di teks yang bersesuaian, sampai salah satu kondisi berikut dipenuhi:
    • Karakter di pattern dan di teks yang dibandingkan tidak cocok (mismatch).
    • Semua karakter di pattern cocok. Kemudian algoritma akan memberitahukan penemuan di posisi ini.
  3. Algoritma kemudian terus menggeser pattern sebesar satu ke kanan, dan mengulangi langkah ke-2 sampai pattern berada di ujung teks.



Karakteristik Algoritma Brute Force

Algoritma brute force sebenarnya bukanlah algoritma yang “cerdas” dan mangkus(efisien), karena ia membutuhkan jumlah langkah yang besar/banyak dalam penyelesaiannya dan tentu saja membutuhkan waktu yang berbanding lurus dengan jumlah langkah penyelesaiannya. Kadang-kadang algoritma brute force disebut juga algoritma naif (naïve algorithm).
Algoritma brute force seringkali merupakan pilihan yang kurang disukai karena ketidakmangkusannya itu, tapi kalau mencari pola2 dasar, keteraturan, atau trik-trik khusus, biasanya dapat membantu untuk menemukan algoritma yang lebih cerdas dan lebih mangkus lagi.
Untuk persoalan2 yang kecil, kesederhanaan brute force lebih diperhitungkan daripada ketidakmangkusannya. Algoritma brute force sering digunakan sebagai basis bila membandingkan beberapa alternatif algoritma yang mangkus.Meskipun brute force bukan merupakan teknik pemecahan masalah yang mangkus, namun teknik brute force dapat diterapkan pada sebagian besar persoalan. Bayangkan..,sangat sulit menemukan masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan teknik brute force, tapi ada masalah yang hanya dapat dipecahkan secara brute force.

 

 



by Maket Creator

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Sistem Informasi